Pengesahan PSAK 118: Perubahan Penting dalam Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) melalui Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK IAI) telah mengesahkan PSAK 118 tentang Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan pada 28 Mei 2025. Standar ini akan mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2027 dan secara resmi menggantikan PSAK 201. PSAK 118 disusun dengan mengacu pada IFRS 18 Presentation and Disclosure in Financial Statements sebagai upaya meningkatkan kualitas, konsistensi, dan transparansi pelaporan keuangan di Indonesia serta memperkuat keselarasan dengan praktik internasional.
Dibandingkan dengan PSAK 201, PSAK 118 membawa perubahan penting terutama dalam penyajian laporan laba rugi dan pengungkapan informasi keuangan. Standar ini mewajibkan penyajian subtotal tertentu, yaitu laba atau rugi operasi, laba atau rugi sebelum pendanaan dan pajak penghasilan, serta laba atau rugi periode berjalan, agar kinerja keuangan entitas lebih mudah dipahami. Selain itu, seluruh penghasilan dan beban harus dikelompokkan ke dalam lima kategori utama, yaitu operasi, investasi, pendanaan, pajak penghasilan, dan operasi yang dihentikan, sesuai dengan model bisnis entitas.
Dalam penyajian beban operasi, PSAK 118 memberikan fleksibilitas kepada entitas untuk menggunakan pendekatan berdasarkan fungsi, sifat, atau kombinasi keduanya. Standar ini juga menegaskan bahwa informasi yang material dan relevan harus tercermin langsung dalam laporan keuangan utama, bukan hanya disajikan dalam catatan atas laporan keuangan. Laporan keuangan utama mencakup laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif, laporan posisi keuangan, laporan perubahan ekuitas, serta laporan arus kas, yang memberikan gambaran ringkas namun informatif mengenai kondisi keuangan entitas.
Catatan atas laporan keuangan (CALK) tetap berperan melengkapi laporan utama dengan penjelasan rinci mengenai kebijakan akuntansi dan informasi material lainnya. PSAK 118 juga mengatur pengungkapan Ukuran Kinerja Tetapan Manajemen (UKTM) agar tidak menyesatkan pengguna laporan keuangan, serta menerapkan prinsip agregasi dan disagregasi agar informasi tetap ringkas namun relevan. Melalui pengaturan ini, PSAK 118 diharapkan dapat meningkatkan transparansi, konsistensi, dan keterbandingan laporan keuangan di Indonesia, meskipun penerapannya baru efektif mulai tahun 2027.
REFERENSI:
DSK Global. 2025. PSAK 118: Game changer laporan keuangan mulai 2027. Diakses dari https://dsk-global.id/articles/psak-118-game-changer-laporan-keuangan-mulai-2027 pada 14 Januari 2026.
FinRev Consulting. 2025. PSAK 118: Format baru laporan keuangan yang lebih transparan. Diakses dari https://finrevconsulting.com/psak-118-format-baru-laporan-keuangan-yang-lebih-transparan/ pada 14 Januari 2026.
Ikatan Akunan Indonesia. 2025. Pengesahan Psak 118: Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan. Diakses dari https://web.iaiglobal.or.id/Berita-IAI/detail/pengesahan_psak_118_penyajian_dan_pengungkapan_dalam_laporan_keuangan?utm_source=chatgpt.com#gsc.tab=0, pada 14 Januari 2025.